BERANDA DAKWAH

Makna Gerakan Salat Dan Manfaatnya Dalam Islam

Makna Gerakan Salat Dan Manfaatnya Dalam Islam
Gerakan Ruku dalam salat
   

Makna Gerakan Salat Dan Manfaatnya Dalam Islam

Hajinews.id – Salat merupakan tiang agama dalam rukun Islam yang kedua setelah syahadat. Salat dibagi menjadi dua jenis yaitu salat wajib atau fardhu dan salat sunnah.

Salat sebagai ibadah pertama yang diwajibkan Allah, serta perintah yang diterima langsung oleh Rasulullah SAW tanpa melalui perantara dalam peristiwa Isra’.

Perintah Allah yang awalnya berjumlah 50 menjadi 5 kali salat fardhu, dengan pahala yang sama besarnya. Wajibnya melaksanakan salat lima waktu ini sesuai firman Allah dalam Alquran surat Al Isra ayat 78 yang berbunyi sebagai berikut:

Aqimis-salaata lidulukisy-syamsi ilaa gasaqil-laili wa qur’aanal-fajr, inna qur’aanal-fajri kaana masy-hudaa

Artinya:

“Dirikanlah salat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula salat) subuh. Sesungguhnya salat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).”

Salat merupakan ibadah yang dijalankan dengan sejumlah gerakan. Salat dimulai takbiratul ikhram dengan mengangkat kedua tangan, lalu berdiri, rukuk dan sujud. Setiap gerakan dikerjakan secara berurutan. Dilansir brilio.net dari berbagai sumber, apabila satu saja gerakan tidak dilaksanakan, salat dianggap tidak sah atau batal.

Salat adalah ibadah yang sangat penting. Maka sebagai seorang muslim tidak boleh sembarangan dalam melaksanakannya. Butuh ilmu dan pemahaman agar salatnya sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW sehingga dapat diterima oleh Allah SWT.

– Makna gerakan salat

Ketika salat, seorang muslim harus mengikuti gerakan salat yang sudah diajarkan oleh Rasulullah. Gerakan-gerakan salat tersebut tak hanya gerakan biasa tanpa arti. Gerakan salat memiliki makna tersendiri. Syekh Imam An-Nawawi Al-Bantani di dalam kitab Tanqihul Qaul Al-Hatsits fi Syarhi Lubbabil Hadits telah menerangkan bahwa terdapat beberapa makna dalam gerakan salat, yaitu sebagai berikut.

1. Gerakan Takbiratul Ihram.

Gerakan pertama saat salat, yaitu takbiratul ihram. Gerakan ini mengangkat kedua tangan. Makna dari gerakan tersebut yaitu menunjukkan bahwa seorang hamba itu seakan-akan tenggelam dalam lautan kesalahan-kesalahan dan kemaksiatan.

2. Gerakan Ruku’.

Setelah membaca surat pendek, gerakan kedua adalah ruku’. Ruku’ memiliki makna seakan-akan seorang yang sedang melaksanakan shalat itu mengatakan, “Akulah hamba-Mu, dan sungguh aku telah menghamparkan tanganku kepadaMu.”

Kemudian saat bangkit dari rukuk, bermakna permohonan kepada Allah agar dibebaskan dari segala dosa. Lalu Allah berfirman, “Sungguh aku telah membebaskanmu dari segala dosa.”

3. Sujud.

Gerakan selanjutnya setelah ruku’ adalah sujud. Makna dari sujud yang pertama saat diletakkannya dahi di atas tanah yaitu seakan-akan seorang hamba sedang berkata “dari tanahlah Engkau menciptakanku.”

Lalu makna mengangkat kepala dari sujud yang pertama adalah seakan-akan seseorang mengatakan, “darinya (tanah) Engkau mengeluarkanku”, kemudian makna sujud yang kedua adalah seakan-akan mengatakan, “dan di dalamnya lah Engkau akan mengembalikanku (dikubur di dalam tanah ketika meninggal dunia).”

Setelah itu, makna ketika bangun dari sujud yaitu seakan-akan mengatakan, “dan darinya (tanah) Engkau mengeluarkanku lagi (dibangkitkan di hari Kiamat untuk dihisab).”

4. Gerakan salam.

Gerakan salam adalah gerakan terakhir dalam salat. Setelah membaca attahiyat, seseorang akan mengucap salam sambil menoleh ke kanan lalu ke kiri. Gerakan salam memiliki makna doa.

“Ya Allah berikanlah aku catatan amalku dengan tangan kananku, dan janganlah Engkau memberikan catatan amalku dengan tangan kiriku.”

– Manfaat gerakan salat

Selain memiliki makna, gerakan salat juga memiliki manfaat untuk orang yang melakukannya. Manfaat ini adalah manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Berikut manfaat gerakan-gerakan salat sebagai berikut.

1. Gerakan takbiratul ihram.

Takbiratul ihram adalah gerakan yang dilakukan dengan mengangkat kedua tangan dan menyimpannya di dada seperti sedang mendekap. Gerakan ini dapat membuat pernapasan dada menjadi lancar. Otot tangan serta bahu akan berkontraksi sehingga menjadi lebih kuat dan kencang.

2. Gerakan rukuk.

Gerakan rukuk adalah gerakan yang dilakukan dengan mengedepankan badan hingga membentuk sudut 90 derajat atau membungkuk. Pada posisi tersebut, kedua tangan menumpu pada lutut untuk menahannya. Gerakan ini membuat darah yang mengalir dalam tubuh menjadi lebih lancar.

3. Gerakan sujud.

Dengan bersujud, meletakkan wajah dan hidung ke lantai dapat membuat darah yang mengalir ke kepala menjadi lebih lancar. Selain itu, menurut penelitian, gerakan sujud membuat fungsi otak kanan dan kiri menjadi lebih maksimal. Jika seseorang melakukan gerakan sujud dalam waktu yang lama, maka orang tersebut menjadi lebih kreatif dan pintar.

4. Duduk setelah sujud.

Duduk dengan menempatkan pantat di atas kaki dan melakukan penekanan, kaki menjadi lebih kuat, darah yang dipompa pun menjadi lebih maksimal.

5. Gerakan salam.

Gerakan yang terakhir adalah gerakan salam. Dengan menoleh ke kanan dan kiri, leher kamu akan terlatih menjadi lebih kencang, peredaran di area sekitar leher pun menjadi lebih lancar.

Sumber : Brilio

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: