BERANDA BERITA DOA KITA UTAMA

Doa Meminta Kesembuhan dari Penyakit Ala Rasulullah

doa tertolak
Ilustrasi berdoa
   

Hajinews.id – Doa adalah tempat yang paling tepat untuk mengadukan segala permasalahan pada Allah SWT, juga sebagai tempat memohon segala harapan dan keinginan.Karenanya doa merupakan unsur yang paling esensial dalam ibadah.

Dilansir dari tribunmanado, Nabi Muhammad telah mencontohkan beberapa doa tolak bala yang dapat kita bacakan setelah sholat. Dan Doa Meminta Kesembuhan dari Penyakit yang Sering Dibaca Rasul

Dengan berdoa, itu berarti seseorang mengimani bahwa semua penyakit datang dari-Nya dan hanya Dia lah yang memberi kesembuhan.

Berikut doa yang diajarkan oleh para Nabi untuk diamalkan saat meminta kesembuhan dari suatu penyakit:

اللّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذهِبِ البَأسَ اشفِ أَنتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاوءُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا“Allahumma Rabban nasi, adzhibil ba’sa isyfi anta asy-syafi la syifa’a illa syifauka syifaan la yughadiru saqman.”

Artinya: Ya Allah Tuhannya manusia, hikanhkanlah rasa sakit ini sembuhkan lah, engkau dzat Yang Maha Penyembuhan, tak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, yaitu kesembuhan yang tak meninggalkan rasa sakit.

Selain itu, salah satu doa memohon kesembuhan dari bala penyakit adalah surat Al-Anbiya ayat 83 sebagaimana diajarkan oleh Nabi Ayub AS. Saat diuji penyakit oleh Allah SWT, Nabi Ayub senantiasa berdoa meminta kesembuhan dengan doa berikut.

رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ”Robbi annii massaniyadh dhurru wa anta arhamar roohimiin.”

Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.”

Berikut doa tolak bala yang bisa dilantunkan:

“Allahumma bihaqqil faatihah wasirril faatihah ya faarijal hammi wa yaa kaasyifal ghammi ya man lli ibaadihii yaghfiru wayarham. Yaa daafi’al bala’i yaa Allah wa yaa daafi’al bala’i yaa rahmaan wa yaa daafi’al balaa’i yaa rahiim. Idfa’ annal gholaa’a wal balaa’a wal wabaa’a wal fahsyaa’a wal munkarra was suyuufal mukhtalifata wasy syada ida wal mihana maa dhahara minhaa wamaa bathana min baladinaa hadzaa khash shataw wamibbul daanil muslimiina ‘ aammatan innaka’ alaama tasyaa’u qadiir.”

Artinya:

“Ya Allah, dengan kebenaran fatihah dan dengan rahasia yang terkandung dalam fatihah, ya Allah Tuhan Yang melapangkan kedudukan dan Yang menghilangkan kesedihan, Ya Allah Tuhan Yang Maha kasih sayang kepada hambanya, Ya Allah, Tuhan Yang menghindarkan bala, Ya Allah Tuhan Pengasih Yang menolakkan bala, Ya Allah Tuhan Yang Maha Penyayang Yang menjauhkan bala, tolakanlah dari kami malapetaka, bala, bencana, kekejian dan kemungkaran, sengketa yang beraneka, kekejaman dan peperangan, yang tampak dan yang tersembunyi, dalam negara kami khususnya dan dalam negara kaum muslimin pada umumnya, sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.”

Agar doa yang kita panjatkan dapat dikabulkan oleh Allah SWT, maka di dalam berdoa kita harus memperhatikan hal-hal pokok sebelum doa kita panjatkan.

Dikutip dari Buku Elektronik Kumpulan Doa Sehari-hari Kemenag Jatim, berikut tata cara berdoa,

1. Menghadap kiblat

2. Membaca hamdalah atau pujian, Istighfar dan Shalawat

3. Dengan suara lembut dan rasa takut.

4. Yakin akan dipenuhi

5. Waktu yang paling baik untuk berdoa adalah

  • Antara azan dan Iqamat,M
  • waktu shalat dan sesudahnya.
  • Waktusepertiga malam yang terakhir.
  • Sepanjanghari jum’at

Antara Dzuhur dan Ashar, serta Ashar dan Maghrib. Ketika Khatam membaca Al-Qur’an. Ketika Turun hujan.Ketika melakukan Tawaf.Ketika menghadapi musuh dimedan perang.Dalam berdo’a sebaiknya di ulang 3 (tiga) kali.

6. Tempat-tempat yang baik untuk berdoa

  • Di depan dan di dalam Kabah.Di Masjid Rasulullah SAW.
  • Dibelakang makam Nabi Ibrahim AS.
  • Diatas Bukit Safa dan Marwah.
  • DiArafah,
  • Di Muzalifah,
  • Di Mina dan disisi jamarat yang tiga.
  • Ditempat-tempat yang mulia lainnya seperti Masjid atau Mushalla.

 

 

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: