BERANDA BERITA KESEHATAN UTAMA

Kenali Ciri Tumor Jinak di Kulit, Sebelum Berkembang Jadi Kanker

   

Hajinews.id – Seiring dengan bertambahnya usia, kondisi kulit tentu akan berubah. Tidak hanya soal keriput, kulit lansia juga menjadi lebih rentan mengalami bintik hitam, yang perlu diwaspadai sebagai salah satu ciri-ciri tumor jinak.

Dilansir dari sehatq.com, tumor jinak di kulit, sebenarnya terdiri dari berbagai macam jenis. Ada tumor yang gambarannya begitu khas, sehingga tidak sulit dibedakan dari kondisi lain di kulit. Namun, ada juga tumor kulit dengan ciri yang mirip dengan kondisi lain di kulit, seperti lentigo (bercak hitam akibat paparan sinar matahari yang lama). Berikut hajinews.id gambarkan ciri tumor kulit yang dilansir dari sehatq.com.

1• Keratosis seboroik

Keratosis seboroik merupakan salah satu jenis tumor jinak yang sering terjadi di kulit. Bercak pada keratosis seboroik cukup tebal, hingga menonjol di kulit.

Kondisi ini bisa muncul di hampir semua bagian kulit, kecuali telapak tangan, telapak kaki, dan mukosa (lapisan jaringan di tubuh, seperti pipi bagian dalam dan gusi). Pada kondisi tertentu, keratosis seboroik juga bisa menjadi penanda awal munculnya kanker kulit.

2• Dermatosis papulosa nigra

Bercak hitam pada kulit yang satu ini, juga memiliki tekstur yang menonjol, dan umumnya tumbuh di wajah dan leher. Kondisi ini tidak memerlukan perawatan khusus. Namun pada kondisi tertentu, dermatosis papulosa nigra bisa menimbulkan gatal atau iritasi di kulit. Jika hal tersebut terjadi, maka kondisi ini bisa dihilangkan menggunakan metode eksisi (pemotongan), kuretase dan cryotherapy (perawatan menggunakan nitrogen cair).

3• Dermatofibroma

Dermatofibroma adalah benjolan padat di kulit yang berwarna cokelat kemerahan, dan umumnya ditemukan di area tangan dan kaki. Kondisi ini bisa menimbulkan iritasi di kulit. Saat iritasi muncul, eksisi bisa dipilih sebagai perawatan.

Bintik berwarna coklat atau hitam bisa jadi gejala awal kanker kulit. Tidak hanya tumor jinak, gejala awal kanker kulit juga memiliki ciri yang serupa. Sehingga, jika ada bintik berwarna cokelat atau hitam yang baru muncul di kulit, Anda perlu mewaspadainya.

Terdapat perbedaan mendasar antara ciri-ciri tumor jinak dan ciri-ciri kanker kulit. Perbedaan tersebut, bisa Anda lihat dengan memahami “ABCDE rule”, seperti di bawah ini.

• A (Asymmetry)

Bintik atau bercak hitam yang merupakan gejala awal kanker, umumnya berbentuk asimteris atau tidak teratur.

• B (Border)

Berbeda dari ciri-ciri tumor jinak, border atau batas dari bercak hitam pada kondisi ini berbentuk tidak teratur, kasar, atau terlihat pudar.

• C (Color)

Selain itu, color atau warna dari bercak tersebut, tidak merata. Akan ada satu sisi yang berwarna lebih gelap, dari sisi lainnya. Selain itu, bercak berwarna gelap tersebut juga bisa disertai bintik-bintik berwarna putih, merah, atau biru.

• D (Diameter)

Diameter dari bercak ini pun umumnya berukuran cukup besar, yaitu lebih dari 0,5 cm. Meski begitu, pada beberapa kasus, ada bercak kanker kulit yang berukuran lebih kecil dari 0,5 cm.

• E (Evolving)

Salah satu perbedaan gejala awal kanker kulit dengan ciri-ciri tumor jinak ataupun lentigo adalah, bercaknya yang akan terus berkembang, seiring berjalannya waktu. Bercak tersebut bisa berubah dari segi ukuran, bentuk, serta warna.

Cara memeriksa bintik hitam di kulit untuk mendeteksi kanker

Rutinlah memeriksa kondisi kulit agar terhindar dari tumor atau kanker kulit

Ciri-ciri tumor jinak, ataupun gejala awal kanker, akan lebih mudah dikenali apabila Anda rutin memeriksa kondisi kulit. Untuk kondisi kanker kulit pada pria, bercak hitamnya umumnya akan muncul di punggung. Sementara itu pada wanita, biasanya bercak akan muncul di kaki bagian bawah.

(Sitha/diolah dari berbagai sumber).

 

 

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: