BERANDA BERITA KESEHATAN UTAMA

Rahasia Panjang Umur Orang Jepang

   

Hajinews.id – Orang Jepang dikenal sangat disiplin dalam hidup. Kebiasaan ini juga diterapkan di aktivitas sehari-hari, termasuk dalam mengatur pola hidup.

Salah satu wilayah Jepang, Okinawa bahkan dikenal dengan pola hidup sehat mereka. Pantas saja jika banyak dari penduduk Okinawa dikaruniai umur panjang. Kunci umur panjang ini tidak lain dan tidak bukan karena pola diet tradisional mereka.

Dilansir dari Nikita.com, masyarakat Okinawa mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat, rendah kalori serta fokus pada tanaman dan sayuran yang mereka tanam sendiri.

Diet Okinawa sendiri berisikan makanan padat nutrisi tapi tetap rendah kalori.Hal ini menyebabkan penduduk mereka mengonsumsi kalori dalam jumlah sedikit.

Diketahui jika penduduk Okinawa hanya mengonsumsi 11 persen dari jumlah kalori harian yakni sekitar 2000 sampai 2500 kalori per hari. Mereka juga menerapkan pola rasio karbohidrat protein sebanyak 10:1.

Penduduk mereka lebih banyak mengonsumsi sayuran yang ditanam di rumah dan juga beberapa makanan laut.Selain itu mereka juga mengonsumsi beni omo dan talas putih.Beni imo merupakan jenis ubi jalar di Okinawa yang berwarna ungu.Makanan ini tnggi akan vitamin B, kalium, vitamin C dan vitamin. Kandungan kesehatan beni imo semakin sempurna karena indeks glikemiknya yang rendah.

Mereka juga mengonsumsi sayuran seperti kubis, labu dan lobak.Sementara untuk mendapatkan protein mereka mengonsumsi seperti tahu, miso dan edamame.

Gaya masak utama mereka adalah menggunakan jamu dan rempah-rempah yang dianggap memiliki khasiat obat seperti kunyit yang mengandung kurkumin. Beberapa penelitian mengungkapkan kunyit memiliki sifat anti-inflamasi serta dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan alzheimer.

Nah, secara garis besar pola hidup masyarakat Okinawa yang membuat mereka panjang umur adalah mengonsumsi makanan rendah kalori.Mereka juga menghindari daging merah, serta memperbanyak konsumsi sayur dan protein nabati.

Bagaimana , tertarik mencoba?

 

 

 

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: