BERANDA BERITA CORONAVIRUS UTAMA

Vitamin D Mengobati Kerusakan Organ Pasien COVID-19

     

Jakarta, Hajinews.id – Kabar baik bagi kita semua, ditengah situasi pandemi COVID-19 yang mengkhawatirkan. Para peneliti menemukan hasil bahwa vitamin D dapat mengobati kerusakan organ pasien COVID-19.

Mengutip Viva.co.id di antara pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit, 20 orang mengalami sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS) dan membutuhkan perawatan di ICU.

Lalu, bagaimana vitamin D dapat membantu?

Vitamin D bertindak sebagai agen imunomodulator yang dapat memiliki efek perlindungan terhadap pasien COVID-19. Vitamin D memainkan peran penting dalam menjaga fungsi sistem kekebalan. Hasil studi telah menemukan bahwa bentuk vitamin D yang diaktifkan secara langsung terkait dengan penghambatan dua sitokin, interferon gamma dan IL-2 yang dapat menyebabkan kegagalan organ.

Selama infeksi virus, vitamin D yang tidak aktif diubah menjadi bentuk aktif oleh sel-sel di alveoli, kantung udara kecil di paru-paru kita dan menyebabkan peningkatan ekspresi senyawa lain yang disebut cathelicidin. Cathelicidin telah terbukti dapat mengurangi cedera paru-paru yang disebabkan oleh suplai oksigen yang berlebihan.

Hal itu berarti, vitamin D dapat berperan dalam meningkatkan risiko pengembangan, mortalitas dan keparahan COVID-19.

Saat ini jumlah kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi. Untuk itu, jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan dan lakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Jauhi Kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun.

 

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: