BERANDA DAKWAH USTADZ

KATANYA…

KATANYA
     

KATANYA…

Oleh Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Katanya, kita harus SEIMBANG antara mencari dunia dan mencari akhirat.

Padahal Allah berpesan untuk lebih mendahulukan dan mementingkan akhirat. Renungkanlah firmanNya:

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا

“Carilah negeri AKHIRAT pada nikmat yang diberikan Allah kepadamu, tapi jangan kamu lupakan bagianmu dari dunia.” [QS. Al-Qosos:77].

Jujurlah, mungkinkah Anda menyeimbangkan antara dunia dan akhirat ?! Sungguh, seakan itu hal yang mustahil… Yang ada: mendahulukan dunia, atau mendahukan akhirat. Dan yang terakhir inilah yang Allah perintahkan.

Makanya, Allah berfirman dalam ayat lain:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Aku tidaklah ciptakan jin dan manusia, melainkan agar mereka beribadah hanya kepada-Ku.” [QS. Adz-Dzariyat: 56].

Ini menunjukkan bahwa ibadah adalah tujuan UTAMA kita diciptakan. Jika demikian, pantaskan kita seimbangkan antara tujuan utama dengan yang lainnya..?!

Bahkan dalam do’a “sapu jagat” yang sangat masyhur di kalangan awam, ada isyarat untuk mendahukan kehidupan akhirat:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia, juga kebaikan di akhirat. Dan peliharalah kami dari siksa neraka”.

Di sini ada 3 permintaan : 1 permintaan untuk kehidupan dunia, dan 2 permintaan untuk kehidupan akhirat… Inilah isyarat, bahwa kita harus lebih memikirkan kehidupan akhirat, wallohu a’lam.

Semoga bermanfaat, amin…

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: