BERANDA KHAZANAH UTAMA

Kisah Imam Masjid yang Juga Jadi Polisi di Birmingham

PC Emad Choudhury. (Foto: WMP/SWNS/Metro.co.uk)
 

HAJINEWS.ID – Seorang imam masjid di Inggris bernama PC Emad Choudhury (29) memperlihatkan aksi heroik di tengah masyarakat. Selain sebagai pemimpin di rumah ibadah umat Islam, ia ternyata juga seorang polisi yang berada di garis terdepan dalam memberantas kejahatan.

Emad diketahui bergabung dengan Kepolisian West Midlands, Birmingham, Inggris. Ia saat ini memiliki pangkat police constable (PC) atau polisi relawan.

Dia bertugas mengatasi kejahatan jalanan di yang terjadi di Birmingham. Mayoritas kejahatan tersebut dilakukan kalangan remaja atau anak muda.

Dengan menjadi polisi, Emad juga berharap bisa menjangkau dan menginspirasi remaja Muslim lainnya untuk mengikuti jejak memberikan andil bagi masyarakat.

Ia sebelumnya menghabiskan lima tahun di Masjid Bahu Trust di Balsall Heath, Birmingham, sebelum menjadi petugas pada 2018. Emad kemudian menyelesaikan tugas reaksi cepat dengan Tim Lingkungan Edgbaston sebelum ditugaskan ke Unit Project Guardian yang bertugas menangani kejahatan pisau dan kekerasan pemuda.

Emad hingga kini masih terus menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Bahu Trust. Ia menyatakan bahwa tugas keagamaan dan kepolisian sejauh ini lebih mudah dari yang dibayangkan.

“Saya pikir akan lebih sulit untuk menjadi diri saya sendiri. Saya sholat lima kali sehari, pada waktu-waktu tertentu, dan khawatir akan sulit menampung kekuatan. Pada kenyataannya itu cukup sederhana dan Inspektur saya memahami ada saat-saat singkat di hari ketika saya perlu berhenti sejenak,” ungkap Emad, dikutip dari Metro, Selasa (25/8/2020).

“Ada ruang khusus sholat, tetapi sejujurnya saya akan dengan senang hati mengeluarkan sajadah di pinggir jalan saat menjalankan operasi jika diperlukan. Padahal, itu tidak perlu terjadi,” lanjut Emad.

“Saya pernah mendapat sedikit olok-olok dari orang yang saya kenal di komunitas saya tentang menjadi petugas polisi, tetapi tidak ada agresi. Tidak ada yang menyarankan saya pengkhianatan atau lainnya. Orang yang saya ajak bicara tertarik, mereka ingin tahu apa yang telah saya lakukan. Dua orang yang saya kenal sekarang telah melamar menjadi petugas polisi,” jelas dia.

Awal tahun ini Emad dan Masjid Bahu Trust memenangkan Penghargaan Kota Lebih Aman dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk video yang mereka buat terkait kisah dua ibu Muslim yang terkena kejahatan pisau.

Dia mengatakan mendidik orang tentang kejahatan pisau adalah sesuatu yang “sangat disukai”. Dia melanjutkan, terlalu banyak anak, termasuk beberapa di lingkungan rumahnya di Sparkbrook, yang terbunuh akibat kejahatan pisau.

“Saya tahu komunitas ini, saya tinggal di sini dan saya tahu cara kerjanya. Saya mencoba menggunakan akses saya ke orang-orang di sini untuk mencegah lebih banyak korban jiwa,” ujarnya.

Emad sekarang sedang mengerjakan video lain untuk ditampilkan di masjid dan sekolah. Video ini menceritakan dua teman yang tumbuh terpisah ketika salah satunya dipersiapkan oleh geng untuk mengedarkan narkoba.

Kamran Shezad dari Masjid Bahu Trust mengatakan, “Emad telah membantu menyampaikan pekerjaan kami tentang kejahatan dengan kekerasan dari perspektif iman. Itu mengubah hidup banyak anak muda di Birmingham Timur. Senang rasanya melihat Polisi West Midlands mengisi posisi unik dan berpengaruh dalam komunitasnya.”

“Dengan menggunakan topi polisi dan iman, ia mampu mewakili polisi kepada masyarakat dan masyarakat kepada polisi.”

(sumber: okezone)

 

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: