BERANDA EKONOMI UTAMA

Baznas Diganjar Dua Penghargaan Internasional Keuangan Islam

Foto: ist
 

HAJINEWS.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meraih penghargaan dari Global Islamic Finance Award (GIFA) 2020. Baznas dinobatkan sebagai organisasi zakat dengan pendistribusian terbaik di dunia.

Selain itu, Baznas juga mendapatkan GIFA Special Award untuk kategori Leadership Role yang diberikan pada Ketua Baznas Bambang Sudibyo atas perannya mengembangkan kepemimpinan perzakatan di Indonesia dan mendorong gerakan zakat dunia lewat World Zakat Forum.

Bambang Sudibyo bersyukur Baznas mampu meneruskan trend positif dengan meraih penghargaan internasional meskipun saat ini dunia sedang dalam kondisi yang sangat sulit.

“Penghargaan ini juga menjadi salah satu bukti pengelolaan zakat di Indonesia mendapat pengakuan dari dunia internasional,” ujar dia dalam keterangan resmi, Selasa.

Bambang mengatakan, penghargaan GIFA Award 2020 untuk Baznas sebagai organisasi zakat kategori Program Penyaluran Zakat Terbaik 2020 sebagai pengakuan atas berbagai inovasi dalam membantu dan memberdayakan masyarakat miskin serta kelompok penerima zakat lainnya.

Bambang menambahkan, penghargaan ini merupakan penghargaan yang ketiga kalinya yang diterima Baznas setelah sebelumnya meraih penghargaan dari GIFA Awards untuk pertama kalinya di Sarajevo, Bosnia Herzegovina, tahun 2018.

“Penghargaan ini adalah hasil dedikasi seluruh amil dan lembaga amil zakat seluruh Indonesia, serta seluruh pegiat zakat di berbagai belahan dunia dalam berjuang melaksanakan gerakan zakat untuk kemaslahatan umat,” imbuh dia.

Dia mengatakan pada tahun 2020 Baznas telah meraih beberapa penghargaan seperti Good Governance SDGs Champion Award 2020 dari Cambridge International Financial Advisory (IFA), dan lembaga zakat dengan Fundraising Digital Terbaik di program Indonesia Fundraising Award (IFA) 2020.

Sejak Maret hingga per tanggal 25 Agustus, Baznas telah menyalurkan bantuan untuk 432.771 jiwa yang terdampak pandemi Covid-19.

Bantuan dana zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) senilai Rp44 miliar ini diwujudkan dalam bentuk bantuan program darurat kesehatan, darurat sosial ekonomi, serta keberlangsungan program berjalan yang telah dijalankan oleh Baznas sebelumnya. (wh)

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: