BERANDA DAKWAH UTAMA

20 Nama Lain Hari Kiamat yang Tertulis dalam Alquran

 

HAJINEWS.ID – Kiamat tidak hanya berarti hari akhir, namun terdapat nama lain yang juga tertulis di dalam Alquran tetang waktu tersebut.

Ada 20 nama yang tertulis di dalam Alquran. Berikut ini adalah 20 nama lain dari hari kiamat yang tertulis di dalam Alquran:

1. Yaumul Ba’ats (Hari Kebangkitan)

Pada hari itu semua manusia akan dibangkitkan kembali, dan manusia yang tidak bertakwa mereka akan merasa kesulitan. Allah berfirman:

فَيَوْمَئِذٍ لَّا يَنفَعُ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ مَعْذِرَتُهُمْ وَلَا هُمْ يُسْتَعْتَبُونَ

(Fa yauma`iżil lā yanfa’ullażīna ẓalamụ ma’żiratuhum wa lā hum yusta’tabụn).

Artinya: “Maka pada hari itu tidak bermanfaat (lagi) bagi orang-orang yang zalim permintaan uzur mereka, dan tidak pula mereka diberi kesempatan bertaubat lagi,” (QS. Ar-Rum: 57).

2. Yaumul Hisab (Hari Perhitungan)

Setelah dibangkitkan segala amal perbuatan manusia akan dihisab, dan yang akan menentukan mereka masuk surga atau neraka tergantung dengan amalnya. Allah berfirman:

ٱلْيَوْمَ تُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍۭ بِمَا كَسَبَتْ ۚ لَا ظُلْمَ ٱلْيَوْمَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلْحِسَابِ

(Al-yauma tujzā kullu nafsim bimā kasabat, lā ẓulmal-yaụm, innallāha sarī’ul-ḥisāb).

Artinya: “Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya.” (QS. Al Mu’min:17).

4. Yaumul Hasrah (Hari Penyesalan)

Manusia yang tidak beriman akan merasakan penyesalan yang sangat dalam, karena selama di dunia mereka terlah lalai dan tidak mematuhi perintah agama. Allah berfirman:

وَأَنذِرْهُمْ يَوْمَ ٱلْحَسْرَةِ إِذْ قُضِىَ ٱلْأَمْرُ وَهُمْ فِى غَفْلَةٍ وَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

(Wa anżir-hum yaumal-ḥasrati iż quḍiyal-amr, wa hum fī gaflatiw wa hum lā yu`minụn).

Artinya: “Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus. Dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak (pula) beriman.” (QS. Maryam: 39).

5. As-Sa’ah (Hari yang Menentukan)

Hari kiamat adalah penentuan dari nasib manusia, sejak lahir hingga akhir. Allah berfirman:

اِنَّ السَّاعَةَ لَاٰتِيَةٌ لَّا رَيۡبَ فِيۡهَا وَلٰـكِنَّ اَكۡثَرَ النَّاسِ لَا يُؤۡمِنُوۡنَ

Artinya: “Sesungguhnya hari Kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman,” (QS. Ghafir: 59).

6. Yaumut Tanad (Hari Saling Memanggil)

Di hari akhir nanati semua amalan perbuatan akan memanggil, jika mereka berbuat dosa maka neraka akan menantinya. Allah berfirman:

وَيٰقَوۡمِ اِنِّىۡۤ اَخَافُ عَلَيۡكُمۡ يَوۡمَ التَّنَادِۙ

Artinya: “Dan wahai kaumku! Sesungguhnya aku benar-benar khawatir terhadapmu akan (siksaan) hari saling memanggil.” (QS. Ghafir: 32).

7. Yaumul Fash (Hari Pemisahan atau Keputusan)

Dimaksud dengan pemisahan ini adalah sebagai pembeda, mana orang beriman dan tidak. Allah berfirman:

هَٰذَا يَوْمُ ٱلْفَصْلِ ٱلَّذِى كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ

(Hāżā yaumul-faṣlillażī kuntum bihī tukażżibụ)

Artinya: “Inilah hari keputusan yang kamu selalu mendustakannya,” (QS. Ash-Shaffat: 21).

8. Yaumul Jama’ (Hari Berkumpul)

Pada hari kiamat manusia akan berkumpul, mulai dari masa Nabi Adam AS, hingga orang-orang yang hidup di akhir zaman. Allah berfirman:

وَكَذَٰلِكَ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ قُرْءَانًا عَرَبِيًّا لِّتُنذِرَ أُمَّ ٱلْقُرَىٰ وَمَنْ حَوْلَهَا وَتُنذِرَ يَوْمَ ٱلْجَمْعِ لَا رَيْبَ فِيهِ ۚ فَرِيقٌ فِى ٱلْجَنَّةِ وَفَرِيقٌ فِى ٱلسَّعِيرِ

(Wa każālika auḥainā ilaika qur`ānan ‘arabiyyal litunżira ummal-qurā wa man ḥaulahā wa tunżira yaumal-jam’i lā raiba fīh, farīqun fil-jannati wa farīqun fis-sa’īr).

Artinya: “Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Quran dalam bahasa Arab, supaya kamu memberi peringatan kepada ummul Qura’ (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak ada keraguan padanya. Segolongan masuk surga, dan segolongan masuk Jahannam.” (QS. Asy-Syura: 7).

9. Yaumul Wa’id (Hari yang Dijanjikan)

Segala yang dijanjikan oleh Allah akan terwujud ketika sangkakala meniupkan terompetnya. Allah berfirman:

وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ ۚ ذَٰلِكَ يَوْمُ ٱلْوَعِيدِ

(Wa nufikha fiṣ-ṣụr, żālika yaumul-wa’īd)

Artinya: “Dan ditiuplah sangkakala. Itulah hari terlaksananya ancaman,” (QS. Qaf: 20).

10. Yaumul Khulud (Hari yang Kekal)

Dunia hanya sementara, sedangkan yang kekal adalah ketika kehidupan di akhirat. Seperti dijelaskan dalam Alquran Allah berfirman:

ٱدْخُلُوهَا بِسَلَٰمٍ ۖ ذَٰلِكَ يَوْمُ ٱلْخُلُودِ

(Udkhulụhā bisalām, żālika yaumul-khulụd)

Artinya: “Masukilah surga itu dengan aman, itulah hari kekekalan.” (QS. Qaf: 34).

11. Yaumul Khuruj (Hari Dikeluarkan dari Kubur)

Manusia yang sudah mati dan dikubur, mereka akan dibangkitkan kembali di hari kiamat. Allah berfirman:

يَوْمَ يَسْمَعُونَ ٱلصَّيْحَةَ بِٱلْحَقِّ ۚ ذَٰلِكَ يَوْمُ ٱلْخُرُوجِ

(Yauma yasma’ụnaṣ-ṣaiḥata bil-ḥaqq, żālika yaumul-khurụj)

Artinya: “(Yaitu) pada hari mereka mendengar teriakan dengan sebenar-benarnya itulah hari ke luar (dari kubur).” (QS. Qaf: 42).

12. Yaumul ‘Asir (Hari yang Sulit)

فَذَٰلِكَ يَوْمَئِذٍ يَوْمٌ عَسِيرٌ

(Fa dżālika yauma`iżiy yaumun ‘asīr)

Artinya: “Maka waktu itu adalah waktu (datangnya) hari yang sulit.” (QS. Al-Muddatstsir: 9).

13. Al-Qari’ah (Ketukan Keras)

Pada hari kiamat merupak ketukan keras bagi seluruh umat manusia. Allah berfirman dalam Surah Al Qari’ah:

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْقَارِعَةُ

(Wa mā adrāka mal-qāri’ah)

Artinya: “Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?” (QS. Al-Qari’ah: 3).

14. Al-Azifah (Suatu yang Dekat)

Sesungguhnya hari kiamat itu dekat, namun sebagian manusia ada yang tidak menyadarinya. Malah terlena oleh kepalsuan dunia. Allah berfirman:

أَزِفَتِ ٱلْءَازِفَةُ

(Azifatil-āzifah)

Artinya: “Telah dekat terjadinya hari kiamat,” (QS. An-Najm: 57).

15. Ash-Shakhkhah (Teriakan)

Orang-orang yang berlumuran dosa semasa hidupnya akan berteriak, menyesali segala perbuatannya.

مَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُۥ يَزَّكَّىٰٓ

(Wa mā yudrīka la’allahụ yazzakkā)

Artinya: “Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa),” (QS. ‘Abasa: 3)

16. Al Haqqah (yang Pasti)

Bahwa hari kiamat itu adalah waktu yang pasti. Allah berfirman:

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْحَآقَّةُ

(Wa mā adrāka mal-ḥāqqah).

Artinya: “Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu?” (QS. Al Haqqah: 3).

17. Ath Thammatul Kubra (Bencana Besar)

فَإِذَا جَآءَتِ ٱلطَّآمَّةُ ٱلْكُبْرَىٰ

(Fa idżā jā`atiṭ-ṭāmmatul-kubrā)

Artinya: “Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari kiamat) telah datang.” (QS. An-Nazi’at: 34).

18. Al-Waqi’ah (Hari Kiamat)

إِذَا وَقَعَتِ ٱلْوَاقِعَةُ

(Idżā waqa’atil-wāqi’ah)

Artinya: “Apabila terjadi hari kiamat,” (QS. Al-Waqi’ah: 1).

19. Darul Qarar (Tempat Kembali)

Kemudian nama lain dari hari kiamat adalah Darul Qarar, merupakan tempat kembali yang kekal selamanya. Allah berfirman:

يَٰقَوْمِ إِنَّمَا هَٰذِهِ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا مَتَٰعٌ وَإِنَّ ٱلْءَاخِرَةَ هِىَ دَارُ ٱلْقَرَارِ

(Yā qaumi innamā hāżihil-ḥayātud-dun-yā matā’uw wa innal-ākhirata hiya dārul-qarār).

Artinya: “Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (QS. Al Mu’min: 39)

20. Ad Darul Akhirah (Negeri Akhirat)

Akhirat adalah tempat yang sebenarnya untuk semua makhluk hidup, dan akan kekal di dalamnya. Allah berfirman:

وَمَا هَٰذِهِ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ ۚ وَإِنَّ ٱلدَّارَ ٱلْءَاخِرَةَ لَهِىَ ٱلْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ

(Wa mā hāżihil-ḥayātud-dun-yā illā lahwuw wa la’ib, wa innad-dāral-ākhirata lahiyal-ḥayawān, lau kānụ ya’lamụn).

Artinya: “Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (Al-Ankabut: 64).

(wh)

Facebook Comments

Tambah Komentar

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: