BERANDA DAKWAH USTADZ

Menyibak Selimut Hari

Menyibak Selimut Hari
Ust. Umar Faqihuddin SPdI
 

Menyibak Selimut Hari

By Ust. Umar Faqihuddin SPdI

Selimut hari adalah malam yang menutupi. Hingga gelap dan dinginnya membuat ingin bersembunyi. Pilihan istirahat yang paling diingini.

Bagi yang ingin menegak agama Allah hal ini mengalami. Yang ingin berdakwah kepada Allah juga tak terkecuali. Dahulu juga menimpa nabi.

Maka pelajaran pertama kali. Adalah pelajaran menyingkirkan selimut, agar selimut hari dikurangi. Menghadap yang memerintahkan misi ditambah porsi.

Bukankah para penempuh jalan mulia diatas jalan ini melewati ?. Sekalipun jalan sesat menempuh juga, tak peduli. Maka penempuh jalan kebenaran menempuhnya lebih layak lagi.

يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ (1) قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا (2) نِصْفَهُ أَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيلًا (3) أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا (4) إِنَّا سَنُلْقِي عَلَيْكَ قَوْلًا ثَقِيلًا (5) إِنَّ نَاشِئَةَ اللَّيْلِ هِيَ أَشَدُّ وَطْئًا وَأَقْوَمُ قِيلًا (6) إِنَّ لَكَ فِي النَّهَارِ سَبْحًا طَوِيلًا (7) وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلْ إِلَيْهِ تَبْتِيلًا (8) رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ فَاتَّخِذْهُ وَكِيلًا (9)

“Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah !! (untuk shalat) di malam hari, kecuali sedikit (darinya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, atau lebih dari seperdua itu”.

“Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan. Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat”.

“Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan. Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang (banyak)”.

“Sebutlah nama Robbmu, dan beribadahlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan. (Dialah) Robb pemilik masyriq dan magrib, tiada Robb (yang berhak disembah) melainkan Dia, maka ambillah Dia sebagai Pelindung”. Al Muzammil :1-9

Yang menyingkirkan selimut malam dari hari. Akan lebih mudah berjalan, dan jelas menapaknya berpotensi.

Sebab cahaya takdir Allah disiang hari mudah dan lancar ditapaki. Sebab pantulan cahaya malam hari. Saat selimut disibak dengan Qiyamulail diisi.

Semoga kita menjadi pasukan-pasukan pembukti !!

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: