BERANDA BERITA EKONOMI UMMAT UTAMA

BI: Indonesia Harus Jadi Pemain Global Ekonomi Syariah

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya Hadi. (Foto: Antara)
 

MATARAM, hajinews.id – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya Hadi menilai Indonesia sebagai negara yang mayoritas penduduknya muslim harus bisa memanfaatkan peluang sebagai pemain global pada ekonomi dan keuangan syariah.

“Kita tidak ingin, tidak mau tertinggal, dan kembali hanya menjadi market dari produk industri halal. Indonesia sudah tercatat sebagai konsumen makanan halal terbesar, pasar busana muslim ketiga, dan wisata halal kelima terbesar di dunia,” kata Rosmaya pada Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia (KTI) bertema “Mendorong Ekonomi Syariah sebagai Penggerak Ekonomi Regional Pasca-Penerapan New Normal” yang digelar di Mataram, NTB, Rabu (19/8/2020).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTB Achris Sarwani berharap FESyar dapat membawa manfaat yang besar bagi pengembangan ekonomi syariah dan perekonomian nasional pada umumnya.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah meminta ekosistem ekonomi syariah harus terus diasah dan dikembangkan, apalagi NTB dikenal sebagai pelopor destinasi wisata halal baik skala nasional maupun internasional.

Zulkieflimansyah mengatakan bahwa ekonomi syariah di wilayah NTB bukanlah sesuatu yang baru, setidaknya terlihat dari keberhasilan Bank NTB menjelma menjadi Bank NTB Syariah dengan kinerja yang sangat baik.

“Meskipun Bank NTB jadi Bank NTB Syariah, tapi tidak menutup kemungkinan berpartisipasi pemeluk keyakinan yang berbeda. 20-30 persen karyawan Bank NTB Syariah itu non-muslim, tetapi Alhamdulillah dengan visi dan misi yang sama suasananya sangat inklusif dan kinerjanya menggembirakan,” ujar Zulkieflimansyah.

Ia berharap Festival Ekonomi Syariah menjadi salah satu upaya untuk mengedukasi masyarakat khususnya di NTB dan masyarakat Kawasan Timur Indonesia agar melek finansial syariah. “Jika ekosistem ekonomi syariah itu semakin digiatkan di NTB saya kira posisinya akan lebih tajam lagi. Mudah-mudahan Festival Ekonomi Syariah ini, literasi keuangan jadi intensif lagi, sehingga masyarakat jadi melek finansial,” kata Zulkieflimansyah. (rah/ant)

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: