BERITA DAKWAH UTAMA

UAS: Begitu Cepat Azab Allah Memenjarakan Pengusul Bubarkan MUI

UAS, ustadz abdul somad
Ustadz Abdul Somad
 

Jakarta, Hajinews.id,- Ustadz Abdul Somad menyatakan kesannya yang mendalam ihwal dibela MUI saat dia berceramah soal salib. Makanya, ia akan menceritakan betapa penting MUI sebagai tempaat berhimpun para ulama dan zuama serta intelektual muslim di dalamnya dari berbagai ormas. Ada NU, Muhammadiyah, Alwasliyah, Mathlaul Anwar, Wahdah Islamiyah, dan lain-lain. Menurut dia, MUI sangat penting sebagai payung besar umat Islam.

“Begitu penting MUI sebagai payung besar, tempat berkumpulnya umat Islam dengan berbagai macam warnanya, mazhab fiqihnya, aliran pemikirannya. Walaupun berbeda tetapi kita ada payung tempat kita bernaung,” ujar UAS, Jumat (7/8) malam. Ia berbicara pada ulang tahun MUI secara daring.

“Saya dalam menjalani perjalanan dakwah ini pernah dipukul ombak, maka saat itu MUI hadir mengklasirifikasi, hadir menolong, membantu,” ucapnya.

Bantuan MUI kala itu sangat berkesan dalam hidup UAS. Karena itu, UAS akan menceritakannya kepada anak cucunya kelak tentang peran besar MUI dalam melindungi umat Islam.

“Saya akan ceritakan ke anak cucu saya bagaimana pernah MUI. Oleh sebab itu, mari kita jaga MUI, mari kita sayangi MUI. Mari kita jadikan MUI sebgaai rumah tempat kita bernaung, berhimpun,” katanya.

UAS juga mencatat bahwa beberapa waktu lalu ada orang mengusulkan agar MUI dibubarkan. Tapi faktanya sekarang orang itu justru dipenjara duluan, karena kasus narkoba. UAS tidak menyebut nama orang itu.

Menurut dia, begitu cepat hukuman Allah SWT terhadap orang tersebut. Akhirnya, UAS pun memahami bahwa ketika ada orang yang menghina agama harus dilawan.

“Marah karena diri dihina tidak dilakukan nabi, nabi memaafkan. Tapi kalau agama dihina, institusi kita dihina, wajib kita marah, wajib kita mengamuk, wajib kita berjihad. Jihad itu ada levelnya macam-macam,” jelasnya.

Oleh sebab itu, tambah dia, sangat penting untuk membela MUI sebagai simbol pesatuan umat Islam. Di Milad MUI ke-45 ini, UAS pun berharap para tokoh dan ulama di MUI bisa tetap eksis untuk membentengi perjuangan umat Islam.  (fur).

Facebook Comments

Tambah Komentar

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: