BERANDA BERITA INFO HAJI UTAMA

244 Jamaah Haji Ilegal Ditangkap Petugas

Ilustrasi. Foto: Republika

HAJINEWS.ID – Petugas Keamanan Haji Arab Saudi hingga hari Selasa kemarin menangkap 244 orang yang berusaha menyusup ke Tanah Suci Makkah untuk melakukan ibadah haji. Ratusan orang tersebut diamankan karena tidak termasuk 10.000 jamaah yang mendapat izin menunaikan ibadah haji terbatas pada tahun ini.

Langkah-langkah hukuman pun telah diambil terhadap 244 jamaah ilegal tersebut setelah mengumpulkan bukti-bukti.

Pihak Keamanan Publik Arab Saudi meminta semua warga lokal dan ekspatriat untuk secara ketat mematuhi peraturan yang dikeluarkan berkaitan dengan ibadah haji tahun ini. Jangan sampai ada yang berusaha memasuki tempat-tempat suci berhaji tanpa izin.

“Para petugas keamanan telah membuat barisan keamanan ketat di sekitar situs suci untuk menegakkan peraturan ini dan menangkap pelanggar,” kata juru bicara Keamanan Publik Arab Saudi, dikutip dariĀ Saudigazette, Rabu (29/7/2020).

Sebelumnya Mayjen Zayed Al Tawaian, komandan Pasukan Keamanan Haji di Arab Saudi, mengatakan bahwa hanya orang-orang yang memiliki izin melaksanakan ibadah haji tahun ini yang akan diperbolehkan memasuki Tanah Suci Makkah. Hukuman pun akan dijatuhkan kepada para pelanggar atau penyusup.

Denda sebesar 10 ribu riyal atau sekira Rp39 juta bakal dijatuhkan kepada setiap orang yang tanpa izin memasuki tiga lokasi suci haji yakni Mina, Muzdalifah, dan Arafah.

Larangan masuk tanpa izin ke tempat-tempat suci itu mulai berlaku Minggu 19 Juli atau 10 hari sebelum puncak ibadah haji tahun ini yang diperkirakan dimulai pada Rabu 29 Juli.

Dia menambahkan bahwa akan ada petugas keamanan lengkap di tempat-tempat suci yang bertugas memastikan pergerakan para jamaah haji.

Sementara Mayjen Khaled Al Juaid, asisten komandan Urusan Haji dan Umrah Arab Saudi, menegaskan bahwa hukuman untuk pelanggaran haji tahun ini adalah penjara dan denda.

“Sanksi akan dikenakan kepada perusahaan yang mengangkut jamaah haji tanpa izin haji, hukumannya termasuk 15 hari penjara dan denda 10 ribu riyal. Hukuman akan berlipat ganda jika pelanggaran diulang,” tegasnya. (wh/okezone)

 

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: