261 TKA Asal China Langsung Diisolasi Setiba di Konawe

Pemeriksaan 261 TKA asal China di Konawe. (Foto: Sindonews)


banner 500x500

banner 800x800





JAKARTA, hajinews.id – Sebanyak 261 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang baru datang secara bergelombang di pabrik pemurnian nikel di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, langsung menjalani karantina mandiri di perusahaan tambang tempat mereka akan bekerja. Mereka tak diperbolehkan bekerja sebelum masa karantina berakhir selama 14 hari untuk mencegah penyebaran wabah virus Corona (Covid-19).

TKA gelombang pertama sebanyak 156 orang menjalani karantina di mess PLTU, sedangkan gelombang kedua sebanyak 105 orang di tempatkan di mess yang berada di lokasi pabrik milik PT Obsidian Stainless Steel (PT OSS).

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Perwakilan PT Virtue Dragon Nickel Industry (PT VDNI) dan Obsidian Stainless Steel (OSS), Yin Xing Hui melalui juru bicara Maimun mengatakan, seluruh TKA yang baru tiba ini akan menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala dan pemantauan yang dilakukan tim medis Dinas Kesehatan Konawe.

“Karantina mandiri dilakukan dan disiapkan pihak perusahaan agar tidak bercampur dengan TKA yang akan datang selanjutnya. Sebelum melewati masa karantina, mereka tidak diperkenankan untuk bekerja,” ujar Maimun, Sabtu (4/7/2020).

Sedangkan terkait masuknya TKA asal China, Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara mengaku pihaknya sudah melakukan langkah kerja sama dengan PT VDNI dan OSS untuk merekrut tenaga kerja lokal yang sudah diagendakan pada Senin 6 Juli 2020.  “Nantinya untuk 1 TKA akan didampingi 7 hingga 8 tenaga kerja lokal,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebanyak 500 TKA akan masuk Konawe untuk menyelesaikan 33 tungku pabrik PT VDNI dan OSS. “Mereka-mereka ini tenaga ahli dan kontraktor yang memiliki kemampuang untuk membangun tunku pemurnian nikel,” ujar Gusli. (rah/berbagai sumber)

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *