Rocky Gerung: Kartu Prakerja Hanya Buang-buang Anggaran

Rocky Gerung. (net)


banner 500x500

banner 800x800





JAKARTA, hajinews.id – Pengamat politik Rocky Gerung mengamati peluncuran Kartu Prakerja oleh pemerintahan Presiden Jokowi hanya membuang-buang anggaran di tengah krisis pandemi virus Corona atau Covid-19 saat ini.

Rocky menduga adanya penolakan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani terhadap Kartu Prakerja tersebut. “Saya enggak tahu siapa itu yang merancang Kartu Prakerja, kalau saya duga Sri Mulyani pasti tidak setuju karena itu pemborosan. Jadi tetap ada makelar di istana yang membuat kebijakan itu tidak utuh,” ujar Rocky melalui tayangan YouTube Rocky Gerung Official, Rabu (29/4/2020).

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Rocky lantas mengungkapkan keyakinannya bahwa Sri Mulyani pasti sebenarnya menolak Kartu Prakerja yang menelan anggaran negara triliunan rupiah. “Jadi itu hal penting yang harus kita baca bahwa kebijakan dari awal yang terbuang dalam Perppu adalah konflik di antara menteri-menteri,” kata dia.

“Dan sebagai Menteri Keuangan, saya bisa pastikan dengan kalkulasi yang agak terukur, Sri Mulyani pasti tidak setuju dengan Kartu Pra Kerja yang memboroskan anggaran banyak itu,” lanjut Rocky.

Lebih jauh Rocky menyatakan bahwa banyak penolakan terhadap Kartu Prakerja karena tak terlalu bermanfaat di tengah masa pandemi seperti sekarang. “Makanya semua orang menganggap bahwa ‘Sudah stop Kartu Pra Kerja karena ekonomi buruk mau kerja apa’,” tegas Rocky. (rah)

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *