Kelompok Anarko Rancang Penjarahan se-Pulau Jawa pada 18 April

Nana Sudjana. (Foto: Liputan6)


banner 500x500

banner 800x800





JAKARTA, hajinews.id – Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Pol Nana Sudjana menyebut Kelompok Anarko tengah menyusun skenario untuk menciptakan keresahan dan keonaran di masyarakat agar terjadi penjarahan di sejumlah kota di Pulau Jawa saat wabah virus Corona alias Covid-19 terjadi di mana-mana.

“Pada 18 April 2020 mereka berencana melakukan aksi besar-besaran di Pulau Jawa, vandalisme, tujuannya menciptakan keresahan, dan memanfaatkan masyarakat untuk melakukan keonaran hingga penjarahan,” kata Nana dalam konferensi pers yang disiarkan live melalui Instagram Humas Polda Metro Jaya, Sabtu (11/4/2020).

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Menurut Nana, aksi tersebut sudah mulai dilancarkan beberapa hari terakhir ini, dan sudah diorganisasi sedemikian rupa di sejumlah wilayah seperti Jakarta, Bandung, dan beberapa kota lainnya di Pulau Jawa.

Selanjutnya Nana mengungkapkan aparat Polres dari Reskrim Tangerang Kota dan Krimum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan pada Jumat (10/4/2020) di lokasi sebuah kafe yaitu di kafe Egaliter di wilayah Kota Tangerang. Tindakan hukum tersebut diambil terkait aksi vandalisme yang para pelaku lakukan.  “Motif mereka melakukan vandalisme ini karena ketidakpuasan terhadap pemerintah,” kata Nana.

Para tersangka yang telah diamankan polisi, ujar Nana mempunyai latar belakang yang berbeda, namun didominasi anak-anak muda yang memiliki status sebagai mahasiswa, pelajar SMA, maupun pengangguran. Menutur Nana, mereka semua memiliki pemahaman yang sama terhadap pemerintah.

Polisi hingga kini masih terus menyelidiki kasus tersebut untuk mengetahui lebih jauh soal rencana aksi kelompok tersebut. “Kami kembangkan tentunya, bukan hanya di Jakarta, kami akan coba seperti di Bandung dan beberapa kota seterusnya,” papar Nana.

Lebih lanjut Nana mengatakan polisi kembali menangkap 1 pelaku pencoretan ‘Sudah Krisis Saatnya Membakar’ di Pasar Anyar, Tangerang Kota. Total pelaku yang diamankan dari Kelompok Anarko ini yaitu 4 orang. “Yang dilakukan oleh saudara Rizky dan kawan-kawannya 3 orang. Mereka ini dari kelompok Anarko,” sebut Nana.

Penangkapan,ungkap Nana, berawal laporan warga setelah beredarnya tulisan bernada provokatif di Pasar Anyer. Tulisan tersebut seperti ‘Bunuh orang-orang kaya’, ‘Sudah krisis saatnya membakar’, dan ‘Mau mati konyol atau melawan’.

“Di beberapa tulisan di 4 TKP. Selama ini kelompok Anarko cukup dikenal. Kelompok ini juga tersebar di Jakarta, Bandung. Mereka ini ingin membuat masyarakat semakin resah dengan tulisan tadi,” ungkap Nana.

Anarko ini, sambung Nana, beberapa waktu lalu di tangkap dalam serangkaian aksi demo rusuh di Bandung dan juga Jakarta.

Nana menambahkan para pelaku diancam melanggar pasal 14 dan atau pasal 15 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 160 KUHP dan terancam 10 tahun penjara. (rah/berbagai sumber)

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *