BERITA INFO HAJI UTAMA

Arab Saudi Minta Tunda Pembayaran Haji

Foto: Ist

Jakarta, Hajinews.id,-  Calon jamaah haji tampaknya harus bersabar. Pemerintah  Kerajaan Arab Saudi meminta kepada Menteri Agama RI Facrul Razi agar menunda  penyelesaian kewajiban baru terkait musim haji 1441 H/2020, karena ada  kasus corona yang belum jelas kapan berakhir.

Permintaan  itu tercantum dalam surat tertanggal Kamis 19 Maret 2020, dari Kedubes Arab Saudi yang melampirkan surat dari Menteri Urusan Haji dan Umrah Mohammed Saleh T Banten kepada Menteri Agama RI. Intinya meminta Menag RI menginstruksikan Kantor Urusan Haji Indonesia di Arab Saudi agar bersabar untuk menyelesaikan kewajiban baru berkaitan haji tahun 1441 H/2020 hingga jelasnya wabah Corona (kapan berakhir).

Penyelesaian kewajiban baru yang dimaksud terkait dengan upaya delegasi Urusan Haji RI di Arab Saudi untuk melakukan perjanjian kontrak layanan pemondokan dan transportasi (udara dan darat) jemaah haji Indonesia tahun 1441 H/2020.

Permintaan ini merujuk perkembangan wabah COVID-19, serta berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan untuk menerapkan standar kehati-hatian yang tinggi guna menghalau virus dan penularannya secara regional dan internasional.

Berita Terkait

Termasuk meningkatkan langkah-langkah pencegahan untuk memberikan perlindungan maksimal,menerapkan standar keselamatan untuk menjaga kesehatan para pengunjung Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi terus mengikuti perkembangan virus dan dampaknya, serta meninjau tindakan pencegahan sesuai dengan perkembangan baru, dan akan menyampaikannya kepada Menteri Agama RI.

Seperti diketahui, Kementerian Agama masih terus melakukan berbagai persiapan untuk musim haji 1441 H/2020. Diantaranya dengan melakukan seleksi petugas haji kloter/non kloter, baik tingkat kabupaten/kota maupun pusat.

Bahkan, pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk jamaah haji reguler, Petugas Haji Daerah (PHD), dan Pembimbing Ibadah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) akan dibuka tahap pertama pada hari ini, Kamis, 19 Maret 2020 sampai 17 April 2020.

Sedang untuk tahap kedua dibuka dari 30 April sampai 15 Mei 2020. (Fur dari berbagai sumber).

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: