BERITA INFO IPHI MUKTAMAR IPHI UTAMA

Apa Kata Pengurus Wilayah Tentang Muktamar IPHI Ditunda?

Para Pimpinan Wilayah IPHI (dok)

Hajinews.id,-Pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) dalam sidang pleno yang diperluas di Jakarta Senin (16/3/2020), memutuskan Muktamar IPHI yang sedianya akan berlangsung di Surabaya pada 10-12 April 2020 resmi DITUNDA sampai situasi kondusif dari wabah corona.

Sidang dipimpin Sekjen IPHI H. Samidin Nashir didampingi Ketua Umum IPHI  H. Ismed Hasan Putro. Terjadi banyak diskusi sebelum keputusan penundaan tersebut namun secara bulat rapat pleno sepakat menundanya. Berikut pendapat sejumlah pimpinan wilayah IPHI yang berhasil dihimpun redaksi Hajinews.id:

Tuan Guru Sukiman Azmy, Ketua IPHI NTB:

H.TG Sukiman Azmy

“Ada tiga hal yang membuat kami setuju Muktamar IPHI ditunda sementara sampai situasi kondusif. Pertama ini situasional sekali, memang waktu sekarang belum jelas sampai kapan bisa menggelar pertemuan skala besar.

Kedua Provinsi Jawa Timur yang akan ketempatan Muktamar juga harus kita hormati.Tadi dikatakan bahwa jangan memaksakan diri.

Ketiga Tidak ada kendala yang lain kalau ditunda, hanya masalah waktu kepengurusan jadi lebih panjang beberapa bulan, tapi kepengurusan kita kan 5 tahun. Dari mana kita menghitung lima tahun, dari Muktamar atau sejak dilantik. Pak Kurdi Mustofa sebelum ini kan dilantik sejak Mei 2015, kalau kita mundur beberapa bulan dalam situasi darurat saya kira tak masalah.”

H. Makmun, Ketua IPHI Banten:

H. Makmun

“Dua hal yang mengharuskan kita memilih untuk menunda Muktamar. Pertam adalah situasional. Saat ini kita belum tahu sampai kapan kondisi kasus corona akan berakhir. Yang kedua adalah pengurus yang dibentuk, yaitu IPHI Jawa Timur sebagai tuang rumah Muktamar saat ini belum juga dilantik. Karena itu kita mundur hingga September atau sekitar itu saya kira tidak apa-apa. Masak akan terus-terusan kena corona?”

Berita Terkait

H. Ahmad Karimudin, Ketua IPHI Jambi:

H. Ahmad Karimudin

“Ini putusan yang tepat, sesuai dengan harapan Kepala Negara yang saat ini sedang serius mencegah penyebaran virus corona. Jadi harus kita hormati dan dukung langkah-langkah pemerintah. Sebelumnya kan banyak juga imbauan agar tidak menyelenggarakan pertemuan skala besar yang memungkinkan gesekan banyak orang, takutnya ada yang terpapar corona.

Semangat daerah ini sangat tinggi untuk ikut hadir dalam muktamar.Karena itu jika dipaksakan dilakukan dan peserta dibatasi, saya kira tidak tepat. Jadi biarlah ditunda, yang penting daerah bisa ikut menyemarakkan Muktamar dan mendukung program-program keumatan dan kesehatan.”

M.Nawawi, Sekretaris IPHI Jawa Timur:

HM Nawawi

“Kita memang sepakat ditunda, karena kondisi daerah kita yang belum kondusif terkait virus covid-19. Kalau ditunda sampai September persiapannya insya Allah akan lebih mantap dan diharapkan sebelum itu wabah corona sudah bisa diatasi lebih cepat. Pada September nanti tempat Muktamar yang direncanakan di asrama haji, sudah kosong, tapi kalau sebelumnya, masih digunakan untuk pemberangkatan dan pemulangan haji mulai sekitar Juni hingga Agustus 2020.”

Hamzien Bunsu, M.Pd, Sekretaris IPHI Kalimantan Barat:

H. Hamzien Bunsu

“Menyikapi kondisi wabah corona sekarang ini dan kesepakatan Pimpinan dengan Wilayah Jawa Timur yang ketempatan Muktamaar serta musyawarah yang diperluas hari ini (16/3/2020), kami menerima penundaan hingga beberapa bulan kedepan. Kalau faktanya nanti situasi lebih cepat diatasi wabah ini (Covid-19), maka tergantung panitia wilayah yang ketempatan, apakah bisa dipercepat,misalnya. Bunyi keputusan kan sampai situasi kondusif. Kami makmum saja.”(fur).

 

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: