MUTIARA HIKMAH USTADZ

Hikmah Malam: Menjaga Kehormatan Akhlak

Hajinews.id,- Muru’ah akhlaq ialah kelapangan dada (Insyirahush shadr) dalam menghadapi semua orang. Jika Allah Subhanahu wa Ta’ala mengaruniakan kelapangan dada pada seseorang dan memudahkan urusannya, akan tercapailah kemaslahatan dunia dan akhirat bagi tersebut.

Sebagai orang yang mempunyai sifat muru’ah maka dia senantiasa berusaha mempunyai akhlaq lapang dada dalam menghadapi atau berkomunikasi dengan manusia lain.

Orang yang Allah Subhanahu wa Ta’ala lapangkan dadanya, berarti ia telah mendapatkan pertolongan dalam mewujudkan cita-citanya dan tujuan-tujuannya. Ibadah tidak akan menjadi mudah dan ketaatan tidak akan terasa ringan kecuali dengan adanya rasa kelapangan dada.

Lapangnya dada adalah sesuatu yang sangat istimewa. Seorang hamba butuh kepada taufik dan pertolongan dari Allah SWT untuk merealisasikan dan mendapatkannya.

Sesungguhnya kelapangan dada adalah anugerah dan karunia Rabbani. Allah Subhanahu wa Ta’ala anugerahkan kepada siapa yang Dia kehendaki.

وَأَنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

Dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Allah. Dia berikan karunia itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. (QS. Al-Hadid: 29).

Ingatlah firman Allah SWT:

فَمَنْ يُرِدِ اللَّهُ أَنْ يَهْدِيَهُ يَشْرَحْ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ وَمَنْ يُرِدْ أَنْ يُضِلَّهُ يَجْعَلْ صَدْرَهُ ضَيِّقًا حَرَجًا كَأَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِي السَّمَاءِ

Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit (QS. Al-An’am: 125).

Semoga Allah SWT  melapangkan dada-dada kita dan memudahkan urusan kita.  (sumber: griyaalqur’an).

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: