BERANDA BERITA HUKUM JIWASRAYA GATE UTAMA

Tersangka Kasus Jiwasraya Bertambah, Langsung Ditahan

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiono (tengah). (Antara Foto)

JAKARTA, hajinews.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto menjadi tersangka keenam dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Joko langsung menjalani penahanan selama 20 hari ke depan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono menyatakan dari hasil pengumpulan alat bukti, maka pada hari Kamis ditetapkan lagi satu orang tersangka. “Tersangka atas nama JHT, (Joko Hartono Tirto),” kata Hari Setiyono di kantornya, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Hari menjelaskan Joko akan menjalani penahanan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Agung. Dia menegaskan, Joko ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga bersama-bersama melakukan korupsi.

“Jadi mungkin pengertiannya, bahasa awamnya membantu, tapi penyidik menemukan unsur kebersamaan dalam hal korupsi,” terang Hari.

Berita Terkait

Sebelum Joko, Kejagung telah menetapkan lima tersangka terlebih dahulu pada 14 Januari 2020. Mereka adalah Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat, Komisaris Utama PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokrosaputro, mantan Direktur Utama PT Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Direktur Keuangan PT Jiwasraya (Persero) Hary Prasetyo dan mantan Kepala Divisi Investasi Jiwasraya Syahmirwan. Kelimanya ditahan di rumah tahanan yang berbeda-beda.

Pihak penyidik juga telah menyita aset tersangka berupa kendaraan mewah, rekening efek, rekening tabungan, deposito, dokumen, komputer, sertifikat tanah, dan emas. Hingga saat ini, seluruh aset yang disita masih dalam penghitungan.

Pada pekan lalu, Kejagung telah menyebut akan menetapkan tersangka baru kasus Jiwasraya. “Kira-kira minggu depan akan kita tetapkan,” ujar Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Namun Febrie enggan membeberkan secara rinci terkait tanggal dan siapa saja orang-orang yang akan ditetapkan menjadi tersangka. Alasannya karena pemeriksaan saksi-saksi masih berlanjut. (rah/berbagai sumber)

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: