KPK: Tahun 2019 adalah Tahun Air Mata

Ketua KPK Agus Rahardjo. Foto: Jawapos
banner 800x800 banner 678x960

Jakarta, hajinews.id-Revisi Undang-Undangan KPK diakui sebagai salah satu sebab beratnya upaya KPK memberantas korupsi di tahun 2019 ini. Hal ini dikatakan Ketua KPK Agus Rahardjo.

“Kita harus terus berharap meskipun tahun 2019 ini tahun berat. Jangan-jangan ada yang mau diperkenalkan panglima strategi perang kita, kalau kita sebut panglima kan Presiden,” kata Agus saat memberikan sambutan dalam acara Anti-Corruption Film Festival di Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (08/12).

Bacaan Lainnya


banner 678x960

Meski berat, Agus menyatakan upaya pemberantasan korupsi akan terus berjalan. Menurutnya perjuangan pemberantasan korupsi masih panjang.

“Jangan lupa korupsi masih berjangkit begitu luas, dan kita (harus) selalu berjuang melakukan perlawanan terhadap korupsi,” ucap Agus.

Sementara Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Giri Suprapdiono menyatakan, dalam tiga bulan terakhir KPK diterpa berbagai isu oleh orang-orang tidak bertanggungjawab. Berbagai isu itu seperti isu taliban, radikal, hingga isu rekayasa kasus Novel Baswedan.

Giri juga menyampaikan, 2019 merupakan perjalanan yang berat bagi KPK. Menurutnya, berbagai upaya pelemahan selalu ditujukan kepada KPK. “2019 tahun yang berat bagi perjalanan tindak pidana korupsi, tahun 2019 tahun air mata dan gas air mata,” sesal Giri.

Oleh karena itu, melalui gelaran acara Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2019, Giri berharap pemberantasan korupsi masih tetap berjalan.

“Seni bagian dari penyampaian pesan nilai peradaban, ketika kejahatan mulai sempurna, marak dengan korupsi dan kolusi, malam ini berkumpul ribuan jiwa dan ruh tuhan dimana independensi adalah permata dan harga diri,” pungkasnya. (wh/jawapos)

 


banner 800x800

Pos terkait



banner 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *