Pemangkasan Anggaran Pendidikan DKI Tidak Terkait Formula E

Gubernur DKI Anies Baswedan. Foto: Net




Jakarta, hajinews.id-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan tidak akan ada pemotongan anggaran-anggaran prioritas dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2020 untuk pembiayaan Formula E.

Karena, menurutnya, semuanya sudah ada posnya masing-masing. Contohnya, anggaran pada pos bidang pendidikan yang berkurang hingga menyebabkan batalnya rehabilitasi 30 bangunan sekolah,  adalah karena penyederhanaan.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Anies mengatakan, anggaran tahun 2020 lebih fokus pada mutu pendidikan. Bukan pada infrakstruktur bangunan sekolah.

“Sering kali kita menganggap perhatian kita di bidang pendidikan hanya pada infrakstruktur fisik, lalu dililihatnya selalu rehab sekolah. Pendidikan itu fokusnya pada kualitas, pada konten. Kalau kita bicara hanya pada infrakstruktur terus, ini seperti cipta karya bangunan yang diukur,” ujar Anies seperti dilansir kantor berita Antara, Selasa (3/12).

Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan adalah hal yang sangat penting untuk saat ini. “Justru kami memberikan porsi untuk peningkatan mutu pendidikan. Baik mulai guru, pelatihan-pelatihan yang sifatnya konten. Kalau membangun manusia itu lewat konten, gak bisa hanya di infrakstruktur saja,” tuturnya.

Seperti diketahui, Pemprov DKI memangkas anggaran di tahun 2020. Seperti dalam dana revitalisasi GOR dan stadion sebesar Rp 320,5 miliar di Dinas Pemuda dan Olahraga hingga pemangkasan alokasi sebesar Rp 455,4 miliar untuk rehabilitasi sekolah di Dinas Pendidikan DKI. (wh/ant)

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.