Jambi dan Riau Optimis Warung Haji Mampu Bersaing

banner 800x800 banner 678x960

Jakarta, hajinews.id,- Di tengah mengikuti rangkaian Rakernas XV IPHI, Ahad (1/12) para peserta Rakernas menyambut baik bakal dibuatnya Warung Haji yang merupakan salah satu program kerja penguatkan ekonomi ummat.

Wakil Ketua wilayah IPHI Jambi, H. Rahmat Nasution menyatakan warung haji sangat baik untuk ummat dengan sasaran utama anggota IPHI dan diharapkan pengurus semua tingkatan dari wilayah sampai ke tingkat ranting dapat membuat warung haji.

Bacaan Lainnya


banner 678x960

Bagi orang orang yang terlibat diwarung haji mesti memiliki jiwa bisnis dan dapat meningkatkan ekonomi ummat hingga bisa bersaing dengan para pedagang yang tidak membayar zakat.

“Warung haji sampai kecamatan kita yakin mampu bersaing dengan para pedagang yang tidak bayar zakat”, ujar H Rahmat Nasution.

Pemasaran atau penjualan kebutuhan pokok apalagi itu merupakan hasil produk IPHI sendiri dapat dijual di gerai warung haji maupun melalui Koperasi Haji ditiap daerah. Bahkan dapat memperdayakan anggota IPHI yang memiliki warung untuk ikut membantu menjualkan produk IPHI seperti beras, air mineral, gula dengan kemasan Haji IPHI.

Koperasi Haji Jambi bergerak dengan dua bidang usaha. Usaha jual beli kebutuhan pokok dengan modal saat ini Rp. 80 juta sudah berjalan sejak bulan Juli 2019 lalu. Saat ini pemasaran kebutuhan pokok Koperhaji ini masih dikalangan pengurus wilayah maupun daerah IPHI haji, namun pengurus koperhaji jambi terus berupaya menggerakan semua pengurus maupu anggota IPHI Jambi belanja di koperasi tersebut.

Selain melayani penjualan kebutuhan pokok, bidang lainnya yaitu usaha simpan pinjam juga sudah berlangsung lebih dari lima tahun dengan omset sekitar Rp. 200 juta. Omset ini terbilang sedikit karena para peserta simpan pinjam masih dikalangan pengurus wilayah dan daerah IPHI dengan iuran pokok hanya Rp. 100 ribu.

Sementara itu, H. Ermis Dusat, sekretaris wilayah IPHI Riau, menyambut baik bakal dibuat Warung Haji diseluruh Indonesia, diharapkan tidak hanya penjualannya di Koperasi Haji atau gerai warung haji saja namun guna pemasaran atau penjualan produk dioptimalkan warung warung milik anggota IPHI di daerah.

Produk yang dijual selain kebutuhan pokok juga keperluan lain yang dibutuhkan seperti perlengkapan haji/umroh atau oleh oleh.

“Kita optimis lah warung haji mampu bersaing dengan menjual berbagai macam jenis kebutuhan guna meningkatkan ekonomi ummat juga”, harapnya.

Saat ini di Riau sendiri Koperasi Haji sudah terbentuk namun belum berjalan maksimal karena kepengurusan Koperhaji baru terbentuk. ( Arven)


banner 800x800

Pos terkait



banner 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *