Modus Dokter Bikin BPJS Tekor, Ini Kata Menkes

Menkes Dr. Terawan

banner 800x800

banner 400x400

Jakarta, hajinews.id,-  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tekor boleh jadi karena ada modus yang dilakukan dokter dengan cara melakukan tindakan yang tidak perlu kepada pasien BPJS.

Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto meluruskan, bahwa hal ini bukan tentang modus yang selama ini diperbincangkan. Melainkan, adanya masalah penggunaan atau tindakan yang berlebihan.

Bacaan Lainnya

“Ini bukan masalah modus. Ini masalah penggunaan yang berlebihan. Kalau modus itu salah satu tindakan, kalau tindakan berlebihan adalah tindakan yang semestinya bisa dilakukan dengan cara yang lain,” jelas menkes Terawan di Gedung Kementrian Kesehatan, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2019).

Banyaknya tindakan berlebihan yang diberikan oleh tenaga kesehatan untuk melayani pasien BPJS, walaupun sebenarnya tidak perlu. Misalnya,  ibu hamil yang ingin melakukan sectio (operasi sesar) agar anaknya bisa lahir pada hari tertentu.

“Misalnya (ingin) lahirnya bisa sesuai pon, wage, kliwon, ya jangan disectio. Ya berdoa biar lahirnya bisa wage atau kliwon. Jangan minta disectio,” tambah Terawan, memberikan contoh. (fur/dtk).


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.