IPHI Akan Jadi Kekuatan Ekonomi Baru


banner 800x800

banner 400x400

­Jakarta, hajinews.id,- Para alumni haji yang jumlahnya sepuluh juta ditambah calon haji yang berjumlah 4,8 juta akan menjadi kekuatan ekonomi baru jika dikelola dengan baik.

Oleh karena itu IPHI mulai memfokuskan program pangan untuk ketahanan ekonomi bangsa, mulai dari beras, air mineral, garam, gula, kopi dan sebagainya. Barang pangan ini akan diproduksi dan dipasarkan IPHI melalui gerai warung haji dan pemasaran digital.

Bacaan Lainnya

Demikian bagian dari sambutan Ketua Umum IPHI, H. Ismed Hasan Putro, dalam pembukaan Rakernas IPHI di gedung MPR Jakarta, Sabtu (30/11/2019).

Hadir dalam pembukaan rakernas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua MPR Hidayat Nurwahid, dan Ketua Dewan Pembina IPHI Jenderal Purn. Djoko Santoso.

Menurut Ismed, semua orang perlu makan beras, harus kita sediakan. Demikian juga air mineral, garam, dan seterusnya.

“Jangan serahkan pemenuhan kebutuham keluarga ini diserahkan kepada konglomerat. Kita yang harus menuhinya, sehingga IPHI bisa mandiri, membangun sekolah, pesantren, dan sebagainya. Melalui IPHI kita siapkan payung di padang mahsyar,” katanya.

“Pada pagi hari ini, kami sampaikan ke Pak Hidayat Nur Wahid dan Pak Anies, kami sedang siapkan program di bidang pangan. Kami akan masuk ke sektor beras, air minum, terigu, hingga minyak goreng. Kami sudah ada produk yang bersertifikat halal. Kami juga punya warung haji,” ucapnya.

Ismed berharap, ke depan, IPHI tidak hanya mempunyai produk-produk pangan, tapi juga memiliki pabrik. Salah satunya pabrik air minum.

“Kami targetkan, kami bukan hanya bikin produk, tapi juga bikin pabrik. Kami targetkan punya pabrik air minum,” katanya.

Ketua IPHI Ismed Hasan juga mengatakan kegiatan itu merupakan acara konsolidasi IPHI seluruh Indonesia. Kegiatan ini dalam rangka mempersiapkan rekomendasi untuk Muktamar VII Tahun 2020 IPHI. (Fur)


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.