Mutiara Pagi: Jangan Sesali Masa Lalu dan Jangan Risaukan Masa Depan





Saudaraku, kekuatan terbesar dalam diri kita adalah semangat hidup yang tak pernah sirna. Semangat itulah yang akan terus bertumbuh selama kita senantiasa berdoa, berusaha dan berserah diri kepada Allah Azza wa Jalla…

Betapa banyak orang yang tidak memiliki semangat hidup karena tersandera oleh masa lalu dan masa depan…Kufur nikmat akan selalu menyelimuti mereka yang tidak pandai bersyukur dan bersabar yang senantiasa menyesali kehidupan masa lalu dan merisaukan masa depannya…

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Padahal bagaimana kita hidup beryukur atas masa lalu dan bersabar atas masa depan inilah yang akan mendamaikan masa lalu dan menentukan masa depan kita…

Setiap hari adalah kesempatan kita untuk seolah-olah terlahir kembali dengan hidup kita yang baru, harapan baru dan semangat baru. Jangan biarkan waktu berlalu begitu saja dengan sia-sia. Syukurilah setiap sisa waktu yang masih kita miliki, karena waktu sangat berharga dan sangat terbatas…

Saudaraku, Al Imam al Muwaffaq Muhammad as Safarayniy rahimahullah berkata:
“فاغتنم رحمك الله حياتك النَّفيسة، واحتفظ بأوقاتك العزيزة، واعلم أن مدَّة حياتِك محدودةٌ، وأنفاسك معدودةٌ، فكلُّ نفسٍ ينقص به جزء منك
Manfaatkanlah, semoga Allah Azza wa Jalla merahmatimu, hidupmu yang berharga, jagalah sebaik-baiknya waktumu yang mahal, dan ketahuilah bahwa masa hidupmu terbatas, nafas-nafasmu bisa dihitung, jadi setiap nafasmu akan mengurangi bagian dirimu.
والعمر كله قصير، والباقي منه هو اليسير، وكل جزءٍ منه جوهرةٌ نفيسةٌ لا عدل لها، ولا خُلف منها، فإنَّ بهذه الحياة اليسيرة خلودُ الأبد في النَّعيم، أو العذاب الأليم

Umur semuanya pendek, yang tersisa darinya sedikit, dan setiap bagian darinya merupakan permata yang sangat berharga yang tidak ada bandingannya dan tidak tergantikan, karena dengan hidup yang pendek ini akan diraih kekekalan abadi dalam kenikmatan atau adzab yang pedih.
وإذا عادلتَ هذه الحياة بخلود الأبد علمتَ أنَّ كلَّ نَفَسٍ يعدلُ أكثر من ألف ألف ألف عام في نعيم لا خطر له، أو خلاف ذلك، وما كان هكذا فلا قيمة له

Dan jika engkau membandingkan kehidupan ini dengan kekekalan abadi, engkau akan mengetahui bahwa setiap nafas sebanding dengan beribu-ribu tahun dalam kenikmatan yang tidak pernah terbayangkan, atau sebaliknya (dalam adzab) dan apa yang keadaannya seperti ini maka tidak ada harganya.
فلا تُضَيِّع جواهرَ عُمركَ النَّفيسة بغير عملٍ، ولا تذهبهَا بغير عوضٍ، واجتهد أن لا يخلو نَفسٌ من أنفاسك إلاَّ في عَمَلِ طاعةٍ أو قربةٍ تتقرب بها

Maka jangan engkau sia-siakan permata umurmu yang sangat berharga tanpa amal, jangan habiskan tanpa pengganti, dan bersungguh-sungguhlah jangan sampai satu nafas dari nafas-nafasmu kosong kecuali dalam ketaatan atau apa saja yang dengannya engkau mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jalla.
فإنَّك لو كانت معك جوهرةٌ من جواهر الدُّنيا لَسَاءَكَ ذهابها فكيف تُفَرِّطُ في ساعاتك وأوقاتك، وكيف لا تحزن على عُمرك الذَّاهب بغير عوض

Karena sungguh seandainya engkau memiliki sebuah permata dari permata-permata dunia, pasti kehilangannya akan membuatmu sangat bersedih, maka bagaimana engkau menyia-nyiakan saat-saat dan waktu-waktumu, dan bagaimana engkau tidak bersedih terhadap umurmu yang berlalu tanpa pengganti.
(Ghadzaul Albab Syarh Manzhumatul Adab, II/351)

Semoga Allah Azza wa Jalla mengaruniakan hidayahNya kepada kita,  sehingga kita tetap istiqamah untuk senantiasa memanfaatkan sisa dari waktu kehidupan kita dengan sebaik-baiknya, tidak ada waktu yang terlewatkan tanpa amal kebaikan, barang satu detikpun… Aamiin Ya Rabb. 
_Wallahua’lam bishawab_

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.