Yuk, Shalat di Masjid Cipali Kapasitas 1.000 Jama’ah

Masjid BSM di Tol Cipali
banner 800x800 banner 678x960

Cipali, hajinews.id — Bagi Anda yang melakukan perjalanan dinas, bisnis, silaturrahmi, liburan, atau lainnya dan melewati Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) arah Cirebon, pasti akan melewati Masjid Cipali. Lokasi persisnya di Rest Area KM 166. Masjid berkapasitas 1.000 jama’ah ini diresmikan PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) untuk mengakomodir kebutuhan beribadah masyarakat yang sedang dalam perjalanan.

Peresmian dilakukan oleh Direktur Utama Mandiri Syariah, Toni EB Subari; Asisten Pembangunan dan Kesra Kabupaten Majalengka Abdul Gani serta disaksikan Jajaran Direksi, SEVP, stakeholders dan nasabah Mandiri Syariah. Toni Subari mengatakan bahwa Masjid Mandiri Syariah Cipali merupakan salah satu perwujudan rasa syukur atas milad Mandiri Syariah ke-20 tahun sekaligus persembahan Mandiri Syariah dan nasabah untuk masyarakat.

Bacaan Lainnya


banner 678x960
Fasilitas: ATM, Ruang Laktasi, Playground dan Toilet. (Humas BSM)

“Kami berterima kasih kepada seluruh stakeholders terutama nasabah. Atas kontribusi nasabahlah kami dapat mempersembahkan Masjid ini. Alhamdullilah per akhir September 2019 laba Mandiri Syariah tumbuh 100,38%. Kami optimis dengan doa dan dukungan nasabah, ke depannya kinerja akan terus lebih baik dan insya Allah akan semakin banyak masjid yang dapat kita bangun,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 15 November 2019.

Desain Modern Usung Kearifan Lokal

Rumah ibadah tersebut berdiri di atas lahan seluas 2.500 m2. Desain Masjid menggunakan konsep modern namun mengusung kearifan lokal melalui penggunaan batu bata terracotta yang berasal dari Majalengka. Majalengka merupakan daerah yang dikenal sebagai sentra industri batu bata. Masjid sengaja dibangun dengan karakter kuat dan eye catchy, mengingat berada di daerah berkecepatan tinggi (highway).

Desain Modern dengan Usung Kearifan Lokal. (Humas BSM)

Disamping bisa menampung lebih dari 1.000 jama’ah, Masjid Mandiri Syariah Cipali ini dilengkapi fasilitas wudhu, area komersil, area laktasi, children playground hingga ATM Center. “Kami berharap Masjid ini tidak hanya memberikan kenyamanan dan kemudahan sebagai tempat ibadah. Namun juga berfungsi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berbasis masjid. Untuk itu kami telah menyiapkan area komersil untuk menampilkan produk layanan UKM bagi masyarakat sekitar,” tutur Toni.

Area Jama’ah Perempuan di Lantai Dua. (Humas BSM)

Toni mengatakan dalam menjalankan bisnis Bank, perseroan tidak hanya bertujuan mencari profit semata tapi juga berupaya untuk berkontribusi bagi people (umat) dan planet (negeri). Hal itu dilakukan antara lain lewat penyediaan sarana ibadah (masjid dan mobil mushola), pemberian program beasiswa, sarana dan prasarana pendidikan, bantuan kebencanaan, fasilitas kesehatan, dan lain-lain.

Masjid-masjid Karya BSM

Menariknya, BSM gemar mendirikan Masjid dan Mushola. Masjid Mandiri Syariah Cipali merupakan masjid keempat yang dibangun Mandiri Syariah setelah sebelumnya Masjid Mandiri Syariah di Bromo, Merapi dan Baduy.

Masjid di Merapi bernama Masjid Al Amin Syariah Mandiri dan terletak di kaki Gunung Merapi. Masjid ini dibangun BSM bekerjasama Laznas BSM Umat. Masjid hasil renovasi dari bangunan masjid lama ini berada di wilayah Kinahrejo, yang pada saat erupsi Merapi 2010 masih berdiri.

Bank Syariah Mandiri BSM – Mandiri Syariah dan Laznas BSM Umat resmikan  Masjid Al Amin Syariah Mandiri di kaki gunung Merapi.  Masjid hasil renovasi dari bangunan masjid lama ini berada di wilayah Kinahrejo, Yogyakarta yang pada saat erupsi Merapi 2010 masih berdiri.

Direktur Risk and Compliance Mandiri Syariah, Putu Rahwidhiyasa, menyampaikan kehadiran masjid di kaki Gunung Merapi ini untuk memfasilitasi kebutuhan ibadah shalat bagi wisatawan. “Sebagai bank syariah kami ingin mendukung wisata dalam negeri. Ini sumbangsih kami menghadirkan tempat ibadah yang representatif bersih dan nyaman dengan tetap mendukung kearifan dan budaya setempat,” kata Putu.

Sebelumnya, Mandiri Syariah juga membangun Mushola di Penanjakan Bromo. Mushola tersebut menjadi titik penting bagi umat Islam yang ingin menunaikan shalat Subuh sebelum menyaksikan matahari terbit di Penanjakan.

Disamping bangunan Masjid dan Mushola, Mandiri Syariah juga memperbanyak jumlah unit Mobil Mushola, Mobil Klinik Gigi dan Mobil Jenazah dan Ambulans yang dapat dimanfaatkan masyarakat di wilayah Jakarta, Bandung dan Surabaya.

Toni EB Subari menekankan kehadiran masjid ini merupakan sumbangsih dari nasabah untuk nasabah. “Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan loyalitas seluruh nasabah. Masjid ini, dari nasabah untuk nasabah. Semoga memberi manfaat untuk masyarakat dan umat,” kata Toni. *


banner 800x800

Pos terkait



banner 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *