Ekonomi Syariah Indonesia Peringkat Pertama di Dunia

Pembukaan Festival Ekonomi Syariah beberapa waktu lalu. (Ist)




Jakarta, hajinews.id,- Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo menyebut peringkat Indonesia naik cukup signifikan dalam pengembangan ekosistem keuangan syariah dunia, dari peringkat enam menjadi pertama. Hal ini berdasarkan data Global Islamic Finance Report (GIFR) 2019.

Dalam laporan tersebut, Indonesia berada di posisi pertama dengan 81,93 poin. Indonesia mengalahkan Malaysia di posisi kedua dengn 81,05 poin, Iran dengan 79,03 poin, Arab Saudi dengan 60,65 poin dan Sudan dengan 55,71 poin.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

“Optimisme perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia semakin kuat seiring penghargaan Indonesia dari Global Islamic Finance Report (GIFR) 2019, yang mendudukan Indonesia sebagai negara peringkat pertama dunia dalam pengembangan ekosistem keuangan syariah,” kata Dody dikutip dari Antara, Kamis (7/11/2019).

Dody dalam gelaran Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Indonesia 2019 mengatakan, Bank Indonesia akan terus menjaga komitmen untuk mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Salah satunya melalui kerja sama dengan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) dalam gelaran Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Indonesia 2019 yang bertema “Sinergi Membangun Ekonomi Syariah Indonesia” di Grand City Convention and Exhibition Surabaya.

“Sinergi yang kuat dalam naungan KNKS tentunya menjadi penting untuk terus dijaga dan menjadi modal yang besar dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia di masa yang akan datang,” katanya.

Selain itu, sinergi juga menjadi syarat utama yang harus dipenuhi untuk memperkuat pelaksanaan empat strategi utama pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air (fur/Lip6).

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.