Renungan Jumat: Mengejar Dunia dengan Riba





Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman, yag artinya sebagai berikut :

“Hai orang-orang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan tinggalkanlah sisa riba jika kamu orang beriman. Jika kamu tidak meninggalkannya, maka umumkanlah perang dari Allah dan Rasul-Nya. Dan jika kamu bertobat, maka kamu berhak atas pokok hartamu. Kamu tidak berbuat zalim (merugikan) dan tidak dizalimi (dirugikan).” (QS. Al Baqarah [2] : 278-279).

Bacaan Lainnya


banner 400x400


Jelas dan tegas ayat Allah Azza wa Jalla. Bahwa dirinya akan di perangi Allah dan Rasul-Nya. Tetapi uang di tangan bukannya untuk melunasi hutang riba yang ada pada dirinya.. Malah dipakai untuk membantu sahabatnya yang butuh modal. Dipinjamkan agar dirinya disebut orang baik. Mengejar dunia, agar dipandang orang baik. Tidak takut dengan ancaman Allah. Yang memang belum dirasakan di dunia.

Kenapa kebanyakan kita tidak takut dengan acaman Allah soal riba. Dengan kartu kredit belanja tiada henti. Semua barang dibeli. Padahal di rumah barang sejenis telah menumpuk. Saat akhir bulan membayar tagihan 10 persen per tahun. Sehingga hutang bunga berbunga dan menjadi riba. Tahu-tahu sudah menjadi ratusan juta dan semuanya adalah riba.

Hati-hati dengan kartu kredit yang akan menjadi riba. Allah Swt, telah memperingatkan dalam firman-Nya. “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.” (QS. Ali Imran [3] : 130).

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.