Mutiara Pagi: Lapangkan dan Luaskan Hati


banner 800x800

banner 400x400

Manusia punya cara yang berbeda-beda dalam menerima kebenaran. Sebagian orang hanya dengan sedikit isyarat dan kalimat-kalimat singkat bisa membuatnya sadar. Sebagian yang lain sangat susah, walau sudah diberi ribuan dalil dan argumen yang jelas masih saja tidak membuatnya berubah.

Memang ini bukan perkara yang mudah.

Bacaan Lainnya

Berulang kali Al-Qur’an menyinggung dua tipe manusia ini dengan uraian yang sangat indah. Tipe yang hatinya lapang dan luas serta tipe yang hatinya sempit dan kaku.

Seperti firman Allah berikut ini,

“Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit.” (QS.Al-An’am:125)

Lalu pertanyaannya, apa penyebab seseorang memiliki hati yang lapang dan mudah menerima kebaikan? Dan apa yang membuat seseorang memiliki hati yang sempit dan kaku?

Sesungguhnya hati yang keras dan kaku itu banyak disebabkan oleh banyaknya dosa.

Bisa jadi dikarenakan seringnya berdebat, banyak berteman dengan teman yang buruk, atau menjadi penyembah duniawi dan selalu menuhankan syahwat. Sehingga itu semua dapat membuat hati menjadi sempit dan susah dalam menerima kebenaran walau telah nyata dihadapannya.

“Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.” (QS.Az-Zumar:22)

Semoga Allah melapangkan hati kita untuk menerima kebenaran dan nasehat-nasehat yang mengantarkan kita pada kesempurnaan.


banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.